Kategori > Bisnis Online | Blogging | Puisi | Adsense | Properti | Hiburan | Game | Gadgets | Bola | Kata Mutiara | Hukum Kriminal | Otomotif | LOKER | Trending Topic | Resep Masakan | TV Online | Internasional | Youtube | Tips Kecantikan | Ayo Sehat | Film | Tutorial Hijab | Musik | VIDEO | UNIK ANEH | Kumpulan Sajak Puisi


Mengenal Motif Batik di Indonesia

Ditulis oleh : PoztART Media | Pada Friday, October 12, 2012 0 comments
Mengenal Batik Indonesia. Batik, batik saat ini menjadi bagian dari seni dan budaya yang membanggakan masyarakat Indonesia. Sejak batik di resmikan oleh UNESCO menjadi salah satu warisan budaya Indonesia, batik menjadi sangat populer tidak saja oleh masyarakat Indonesia tapi juga masyarakat internasional. Sebagai apresiasi positif pemerintah kini setiap tanggal 2 Oktober diperingati sebagai hari batik.

Batik merupakan salah satu kerajinan tangan yang sudah ada sejak masa kerjaaan dulu dan merupakan bentuk seni dan budaya yang tak ternilai harganya. Motif batik antar daerah di Indonesia pun mempunyai ciri khas yang berbeda-beda, sebut saja salah satu seni batik yang sudah populer di berbagai belahan bumi yaitu batik Solo. Batik Solo mempunyai ciri khas lebih geometris dan ukurannya motifnya agak kecil, salah satu contoh batik Solo adalah Sidomukti dan Sidoluhur. Berbeda dengan ciri khas batik Pekalongan yang lebih berani bermain warna dalam setiap motif batiknya. Meski kadang batik Pekalongan mempunyai motif yang hampir mirip dengan batik Solo namun yang membedakan adalah dari sisi warna batik Pekalongan lebih berani dan tak jarang satu motif batik pekalongan mempunyai 8 unsur warna, salah satu motif batik Pekalongan yang sudah terkenal adalah batik Jlamprang.

Sejarah batik sendiri menurut beberapa sumber adalah sebuah kesenian yang pada zaman dulu yang menjadi sarananya adalah daun lontar dan sudah ada sejak masa kejayaan kerajaan Majapahit. Pada masa itu batik menjadi baju Raja, keluarga dan para pengikutnya dan perkembangan batik sendiri juga tak lepas dari kontribusi para pengikut raja yang membawanya keluar keraton. Kata batik sendiri berasal dari bahasa Jawa dari kata "amba" yang berarti menulis dan "nitik" yang berarti membuat titik.

Ada banyak jenis motif batik di Indonesia, beberapa contoh yang sudah dikenal adalah batik Solo, batik Pekalongan, batik Yogya, batik Bali dan masih banyak lagi. Sedikit penjelasan mengenai beberapa jenis batik yaitu batik Solo dan batik Pekalongan sudah saya kutip di atas. Beberapa batik lain diantaranya adalah sebagai berikut:

Batik Yogya
Yogya selain dikenal dengan seni kerajinan tangan seperti gerabah juga mempunyai kesenian lain yang tak kalah populer di seantero nusantara yaitu batik. Motif batik yogya sudah mencapai ratusan dan 350 diantaranya sudah dipatenkan. Motif batik Yogya mempunyai ciri khas yang tidak sembarangan, setiap motifnya mempunyai filosofi tersendiri salah satu contohnya adalah batik Sido Asih yang berarti sang pemakai selalu dinaungi kasih sayang dalam rumah tangganya. Pada batik Yogya motif yang biasa ditemukan selalu cenderung gelap dan mempunyai motif bersifat alam.

Batik Bali
Walaupun batik bali masih relatif baru jika dibandingkan dengan batik Solo ataupun batik Yogya namun perkembangan batik Bali sangat pesat. Motif batik Bali cenderung terinspirasi oleh cerita-cerita pada dewa dan kisah-kisah dimasyarakat Bali sendiri. Motif batik Bali juga mempunyai prestise yang menunjukkan perbedaan kasta pada masyarakat bali.

Sebagai warisan leluhur yang mempunyai nilai tinggi, kita sebagai warga tentu bangga akan kesenian batik dan seharusnya kita bisa menjaga dan melestarikannya. Mari kita apresiasikan bentuk kekaguman kita terhadap batik dengan karya-karya nyata yang bisa menggugah masyarakat kita untuk lebih cinta terhadap batik.